Seringkali, aku bertanya-tanya, sudah cukupkah? Namun, jawaban tak kunjung ada. Pertanyaan yang tak terjawab menjadikan diriku selalu merasa kurang dan kurang. Jika mengeluh, aku merasa tak tahu diri. Jika meminta, aku merasa banyak menuntut. Sedangkan, rasa demi rasa ini terus hadir.
Mana telinga yang bisa memahami?
Sepertinya, tak ada.
Pun jika ada, aku tak ingin berbagi. Sebab, terlalu pelik persoalan diri. Ini hanyalah tentangku dengan diriku. Adapun peran yang kuemban terhadap pihak lain, totalitas aku upayakan. Walau pada akhirnya, pertanyaan selalu sama, "apakah sudah cukup?".
Cukup adalah tujuan.
Sedangkan aku tak tau, bagaimana diriku berjalan.
Komentar
Posting Komentar